Cara Perhitungan Kubikasi dan Tonase

Saat anda akan mengirim barang melalui sebuah jasa ekspedisi pengiriman barang, ada dua metode perhitungan untuk menentukan tarif, yaitu perhitungan berat sesungguhnya atau berat volume. Untuk menentukan tarif pengiriman barang tersebut pada umunya di timbang dan di hitung kilogram. Cara penghitungan ini berlaku untuk semua pengiriman baik via darat, laut dan juga udara. Akan tetapi jika barang yang anda kirimkan itu besar namun ringan maka akan di kenakan cara penghitungan volume.

Penghitungan Volume 

Pengertian dan cara penghitungan tersebut bisa dipahami dengan penjelasan berikut:

Berat sesungguhnya (Berat aktual)
Berat sesungguhnya adalah berat yang diperoleh dari hasil menimbang dengan menggunakan menggunakan satuan kilogram (kg). Saat melakukan penimbangan barang, biasanya hasil timbangan dilakukan dengan membulatan keatas karena sering tidak tepat menunjukkan bilangan bulat. Contohnya 7,7 Kg, atau 15,8 Kg. Apabila hal ini terjadi, maka biasanya hasil timbangan berat barang akan dibulatkan ke atas. Misalkan 7,7 kg dibulatkan menjadi 8 kg, dan 15, 8kg menjadi 16kg.

Berat Volume (Berat Volumetrik)
Berat volume adalah berat yang diperoleh dari hasil penghitungan dengan menggunakan ukuran volume barang yang akan dikirim. Perhitungan ini didasarkan pada kondisi dimana berat aktual barang kecil (ringan) akan tetapi memakan tempat (volume besar).
Berikut adalah penjabaran metode penghitungan untuk pengiriman via Darat, Laut dan Udara yang umum dipakai dan sudah dipakai dan diterima secara luas dan di akui oleh ASPERINDO.

Rumus untuk pengiriman via darat
Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 4000.
Rumus ini sudah dipakai dan diterima secara luas dan di akui oleh ASPERINDO.
Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 100 X 100 X 100 / 4000 = 250 Kg.

Cek Tarif  Pengiriman Via Darat

Rumus untuk pengiriman barang domestik & internasional via udara
Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 6.000.
Rumusi ini sudah dipakai dan diterima secara luas dan di akui oleh ASPERINDO.
Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 100 X 100 X 100 / 6.000 = 166.66 Kg atau 167 kg.

Cek Tarif Pengiriman Via Udara

Rumus untuk pengiriman barang domestik & internasional via laut
Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 1.000.000 = M3 (kubikasi)
Rumus ini sudah dipakai dan diterima secara luas di dunia
Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 100X 100 X 100/ 1.000.000 = 1 M3 atau 1 Kubik

Tarif dan biaya yang dikenakan oleh pihak ekspedisi akan dilihat dengan membandingkan antara perhitungan berat sesungguhnya dengan penghitungan berat volume. Jika penghitungan berat sesungguhnya lebih besar daripada berat volume maka nilai ukuran yang digunakan sebagai dasar tarif pengiriman adalah berat sesungguhnya tersebut. Hal ini berlaku sebaliknya untuk berat volume apabila nilai perhitungannya lebih besar daripada berat sesungguhnya.

Similar Posts